Beranda Daerah 18 Desa di Mesuji Siap Jadi Calon Desa Pemekaran

18 Desa di Mesuji Siap Jadi Calon Desa Pemekaran

330

SUARATRANS – Dinas pemerintahan desa (DPMD) kabupaten Mesuji saat ini tengah melakukan survei di 18 desa yang  rencannya akan menjadi calon desa persiapan pemekaran.

Pemekaran tersebut mengacu kepada undang undang jomor 6 tahun 2014 serta permendagri nomor 1 tahun 2017 tentang Penataan Desa.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PMD Mesuji, Sunardi Sukau. Menurutnya, pemekaran desa bertujuan untuk mempercepat pembangunan, dengan melakukan pemekaran, wilayah pengabdian otomatis menjadi lebih sempit dan terukur.

“Pada prinsipnya pemekaran desa dibenarkan oleh Undang-undang,Selama alur pemekaran dilakukan sesuai dengan prosedur atau mekanisme yang tidak bertentangan dengan UU Desa,” katanya, Senin (21/01/2019).

Namun, pemekaran desa haruslah berdasarkan urgensi semangat untuk membangun desa, guna meningkatkan kualitas dari desa itu sendiri.

“Dengan alasan agar dapat menyediakan pelayanan publik yang lebih baik dalam wilayah kewenangan yang lebih terukur, bukan dalam rangka upaya mengejar dana desa saja,” ucapnya.

Jika menurut UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa, syarat pemekaran desa antara lain batas usia desa induk paling sedikit 5 tahun terhitung sejak pembentukan, jumlah penduduk harus sesuai dengan jumlah yang ditetapkan dalam pasal 8 UU Desa.

Baca Juga:  Pemkab Lamsel Sosialisasikan New Normal Selama 14 Hari

“Jumlah Wilayah kerja yang memiliki akses transportasi antar wilayah,Sosial budaya yang dapat menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat sesuai dengan adat istiadat Desa,” lanjutnya.

Lalu, memiliki potensi yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya ekonomi pendukung,Batas wilayah Desa yang dinyatakan dalam bentuk Peta Desa yang telah ditetapkan dalam peraturan Bupati.

“Sarana dan prasarana bagi Pemerintahan Desa dan pelayanan publik serta tersedianya dana operasional, penghasilan tetap dan tunjangan lainnya bagi perangkat desa, sesuai dengan aturan undang-undang,” tuturnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi kelengkapan layak atau tidaknya menjadi desa pemekaran, kalau  pendataanya sih sudah sejak awal tahun 2018.

“Saat ini tinggal menunggu tim kabupaten dan lainnya untuk meninjau kembali apakah desa desa tersebut layak menjadi calon desa pemekaran,” terangnya.

Baca Juga:  Wisata Bendungan Simpang Mesuji Ramai Di Kunjungi Wisatawan Lokal," Bupati Mesuji Himbau Warga Utamakan Protokol Kesehatan

Dirinya berharap, desa-desa tersebut nantinya dapat di mekarkan agar pembagunan di desa khususanya di Kabupaten Mesuji dapat lebih merata.

“Ya agar terciptaunsur pemerintah yang  memumpuni dan sanggup mencover wilayah-wilayah yang padat penduduk untuk pemerataan pembagunan,” pungkasnya.

Diketahui, desa yang akan menjadi calon desa pemekaran di Kecamatan Way Serdang yakni Desa Kebun Dalam, Desa Gedung Boga, Desa Bukoposo, Desa Panca Warna dan Desa Hadi Mulyo.

Kecamatan Simpang Pematang yakni Desa Wira Bagun, untuk kecamatan Tanjung Raya Meliputi Desa Bagun Jaya, Desa Sinar Laga, Desa Tri Karya Mulya dan Desa Tanjung Sari.

Kecamatan Mesuji yakni Desa Sido Mulyo dan Desa Sungai Badak. Untuk Kecamatan Mesuji Timur yakni Desa Margo Jadi, Desa Wono Sari dan Desa Talang Batu.

Terakhir adalah Kecamatan Rawa Jitu Utara yakni Desa Sidang Iso Mukti, Desa Panggung Jaya dan Desa Sidang Sunung Tiga. (DHA/ARD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here