Beranda Daerah Anggaran Pemulasaran Jenazah di Pringsewu Terbesar se-Kabupaten/Kota di Lampung

Anggaran Pemulasaran Jenazah di Pringsewu Terbesar se-Kabupaten/Kota di Lampung

174

Mendeteksi Profit Dana Penanganan Jenazah Pasien Korban COVID-19 Kabupaten Pringsewu

Pringsewu, – Ditengah bencana Nasional COVID-19, pemerintah pusat melalui Pemerintah Daerah mengucurkan dana yang tidak sedikit yang dikhususkan untuk penanganan dan pencegahan dari terpaparnya Corona Virus Disease (COVID-19).

Adapun salah satu item alokasi dana untuk pemulasaraan jenazah pasien positif COVID-19 dengan besaran anggaran yang sangat fantastis.

Berdasarkan data yang dimiliki tim media ini, Kabupaten Pringsewu salah satu dari 15 kota kabupaten kota dengan nominal anggaran terbesar se-provinsi Lampung, adapun besaran anggaran mencapai Rp. 113 Milyar lebih.

Dari besarannya anggaran yang cukup fantastis, biaya pemulasaraan jenazah pasien  Covid-19 Kabupataen Pringsewu dengan anggaran yang fantastis menjadi sorotan.

Baca Juga:  Giat Razia Lapok Tuak di 24 Pasar Tejoagung, Ini Kata Kapolsek Metro Timur

Berdasarkan data dari sumber informasi  dan data laporan kinerja bidang kesehatan untuk pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupataen Pringsewu penanganan jenazah korban positif Covid 19 mencapai 30.000.000 Juta Rupiah, namun sayang besaran anggaran pemulasaraan jenazah pasien positif COVID-19 diduga tidak tepat sasaran, pasalnya dari besaran anggaran tersebut untuk penggali kubur masih belum jelas nasibnya.

Sementara Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Pringsewu Edi sumber pamungkas mengatakan,sejauh ini sudah ada lima jenasah pasien positif Covid yang kita makam kan di bulan November dan biaya tersebut dialokasikan untuk petugas penguburan jenazah.

Baca Juga:  "Hi.Saply TH ", Saya Bangga Masyarakat Mesuji Antusias Mengikuti Vaksinasi Sebagai Pencegahan Virus Corona

“Jumlah petugas yang ikut menguburkan Masing-masingnya mendapatkan kompensasi sebesar 500 ribu sedangkan untuk pengali kubur masih kita usulkan jelasnya saat dikonfirmasi Tim Media ini diruang kerjanya Senin 30/11/20.

Namun kepala BPBD Edi sumber pamungkas saat dimintai rincian Biaya pemulasaran jenasah pasien Covid 19 enggan menjelaskan dan terkesan menutup-nutupi dan ia hanya menjelaskan saat ini masih kita ajukan ke BPKAD karna sampai saat ini belum cair dana pemulsaran jenazah.

“Sampai saat sekarang ini masih kita ajukan ke BPKAD, karena sampai saat ini dana pemulasaraan jenazah pasien positif COVID-19 masih belum cair” Kilahnya.(Mat//Tim)