Beranda Daerah Lampung Angin Puting Beliung Menerjang Sejumlah Rumah Warga di Kota Agung

Angin Puting Beliung Menerjang Sejumlah Rumah Warga di Kota Agung

226
Foto: istimewa

Suaratrans.com, TANGGAMUS – Bencana alam puting beliung terjadi Dusun Paneongan Pekon Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus, Senin (8/7/19) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah atap rumah warga mengalami kerusakan baik berat maupun ringan.

Selain rumah warga, dua lembar asbes atap bangunan sekolah dasar (SDN) 1 Pekon Kota Agung juga mengalami dampak dari angin puting beliung tersebut.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM melalui Plh. Kapolsek Kota Agung Ipda Rudi Khisbiantoro mengatakan, akibat peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah atap warga mengalami rusak berat dan rusak ringan.

Baca Juga:  Dandim 0421/LS Hadiri Rapat Plano Kabupaten Pesawaran

“Akibat puting beliung sebanyak atap rumah empat warga mengalami kerusakan 30 persen hingga 60 persen,” kata Ipda Rudi Khisbiantoro dalam keterangannya, Selasa (9/7/19) pagi.

Ipda Rudi menjelaskan, adapun rumah yang mengalami kerusakan tersebut yakni milik ibu Mardiyah (50), Jonta (50), Bunyana (60) dan Hasbuna (65).

“Atap rumah ibu Mardiah berupa material seng kerusakannya 40%, atap rumah Jonta material genteng kerusakan 40%, atap rumah Bunyana material seng kerusakan 60%, atap rumah Hasbuna dengan material seng kerusakan 30%,” jelasnya.

Ipda Rudi mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi Jonta, sebelum kejadian sekitar pukul 19.00 Wib terjadi hujan deras, ketika saksi menonton televisi mendengar suara gemuruh atap rumah.

Baca Juga:  Tiket Online ASDP Masih Menjadi Pro Dan Kontra

“Setelah saksi melihat keluar rumah, atap genteng rumah tabur berterbangan karena angin, menurut perkiraannya angin puting beliung,” ungkapnya.

Lanjutnya, bangunan yang mengalami rusak ringan meliputi atap SDN1 Pekon Kota Agung rusak sebanyak 2 lembar yang berada di posisi dekat ruang guru, kemudian atap rumah Nazirwan, Kasbul, Akbar/Lia, Dulmanan, Samsurizal, Rohyan dan Sumiati.

Ditambahkan Ipda Rudi, atas peristiwa tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan istansi pemerintah dan tagana, bahkan saat memeriksa TKP bersama Camat Kota Agung Syarif Zulkarnain.

“Langkah-langkah yang telah diambil yakni berkoordinasi dengan Camat, BNPB, PMI dan Tagana guna mengatasi pasca kejadian tersebut,” pungkasnya. (*)