Beranda Lampung Timur Bupati Dawam Rahardjo Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah 32 Orang Pejabat Administrator dan...

Bupati Dawam Rahardjo Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah 32 Orang Pejabat Administrator dan 89 Orang Pejabat Pengawas

63
Foto, Bupati Dawam Rahardjo Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah 32 Orang Pejabat Administrator dan 89 Orang Pejabat Pengawas
Foto, Bupati Dawam Rahardjo Melantik Sekaligus Mengambil Sumpah 32 Orang Pejabat Administrator dan 89 Orang Pejabat Pengawas

Lampung Timur -(Suaratranz)- Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo melantik sekaligus mengambil sumpah 32 orang Pejabat Administrator dan 89 orang Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Lamtim, di Gedung Pusiban Pemkab Lampung Timur, Senin (03/01/2022).

Pelantikan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan pemerintah kabupaten Lampung Timur tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati Lamtim
Nomor : 821/ 003 /28-SK/2022.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo mengatakan, penataan yang ada saat ini adalah merupakan penataan sehingga semuanya dapat bekerja secara baik.

Baca Juga:  Ketua FPBB-LT Meminta Bupati Lamtim, Tertibkan Izin Dan Payung Hukum Pertambangan

Selain itu, alih tugas ini merupakan hal yang wajar dan ini juga merupakan upaya untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan serta mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat kabupaten Lamtim,”Ujarnya.

Masih disampaikan, perlu dipahami bahwa jabatan bukan hak pegawai tapi amanah yang diberikan, maka bagi pegawai yang belum mendapat amanah mohon bersabar.

Dengan adanya penataan pegawai ini harus dapat dibuktikan dengan kinerja dan pelayanan. Disipilin harus dapat ditingkatkan mulai dari atasan sampai bawahan.

Baca Juga:  Brigpol Eka Wijayanty, Melayani Pengaduan Masyarakat Dengan Cepat Dan Gratis

Namun tidak kalah penting bahwa
pegawai harus loyal pada atasan.
Saya menegaskan bahwa tidak ada dua matahari terbit, itu perlu harus dipahami.

Lalu tidak ada hebatnya bupati tanpa adanya para pejabat fungsional atau administrator.
Karena itu saya meminta agar semua dapat mematuhi aturan kinerja, jangan sampai ada pekerjaan yang terhambat, karena kita bekerja secara Tim.

“Jangan karena tidak ada Kadis, maka bawahan tidak melakukan pekerjaannya, semua harus memahami tugas dan fungsinya,” Pungkasnya. (Red)