Beranda Hukum Buronan Pemerkosaan Diamankan Polsek Gunung Labuhan

Buronan Pemerkosaan Diamankan Polsek Gunung Labuhan

288
Ist

Suaratran, WAY KANAN – Setelah setahun akhirnya Polsek Gunung Labuhan berhasil meringkus buronan pelaku tindak pidana diduga melakukan pemerkosaan di Saumil Ruwah Talang Bengkok Kampung Sukanegeri Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Rabu (04/09/2019)

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui PS Kanitreskrim Polsek Gunung Labuhan Aipda Priyanto menjelaskan kronologis kejadian, pada hari Sabtu (21/07/2018) sekitar pukul 18.30 WIB korban warga Kampung Way Tuba Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan berangkat ke Bekasi bersama dengan pelaku menuju Bekasi karena pelaku menjanjikan akan memberikan pekerjaan sebagai kasir di daerah Bekasi.

Baca Juga:  Pelajar Kelas 2 SMP Dicabuli Oleh Paman Kandung Sendiri

Sampai di Bekasi korban, sebut saja Dara (19) bukan nama sebenarnya diajak ke penginapan dan di kamar penginapan tersebut korban diajak bersetubuh tetapi korban menolaknya , karena korban diancam akan dibunuh jika tidak menuruti kemauan pelaku, maka terjadilah persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban.

Usai melancarkan aksi bejatnya pelaku meninggalkan korban di warung nasi milik IPUL di daerah Bekasi,p Sehingga korban pulang ke Bandar Lampung dan melaporkan kejadian ini ke Polres Way Kanan.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Andika bersembunyi di salah satu keluarganya di Kampung Sukanegeri Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga:  Bupati Tulang Bawang Mengajak Semua ASN Terus Bergerak Melayani Warga

Petugas yang mendapatkan infomasi melakukan penyergapan ke lokasi pada selasa (3/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB dan berhasil mengamankan pelaku Andika (42) Warga Kampung Banjar Sari Kecamtan Sebidang Aji Kabupaten Oku, Propinsi Sumatra Selatan, tanpa perlawanan.

Sementara, mengingat locus delicty dan saksi-saksi berada di wilayah hukum Polres Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat, maka laporan polisi tersebut kami limpahkan guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (YULIANTO/MS)