Beranda Hukum Diduga Salah Paham, Sukardi Tewas di Tikam

Diduga Salah Paham, Sukardi Tewas di Tikam

277
Foto: ilustrasi

Suaratrans.com, WAYKANAN – Diduga akibat salah paham, Sukardi (39) warga Margomulyo, Kampung Kalipapan, Kecamatan Negeriagung, Kabupaten Waykanan, Lampung, tewas usai di tikam badik oleh Supri (46) yang juga warga kampung setempat, Jumat (26/4/2019).

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap satuanreskrim Polres Waykanan kurang dari enam jam dari kejadian.

Kapolres Waykanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatreskrim AKP Yuda Wiranegara menjelaskan, kejadian berawal pada Jumat (26 /04/2019) sekira pukul 16.30 WIB di lapangan voli Margomulyo, Kalipapan.

“Saat itu korban Sukardi bersama empat orang rekannya Jahri, Wahyudi, Rinanda dan Z.Hidayat sedang melakukan gotong royong untuk memasang tiang voli dilapangan voli. Beberapa saat kemudian datang pelaku berbicara kepada Jahri sambil mengancam dengan mencabut pisau badik panjang sekitar 15 cm, dengan berkata siapa yang menyuruh memasang tiang ini.  Jahri hanya diam, selanjutnya pelaku berkata kembali sudah jadi pahlawan apa kamu bersamaan langsung menghunuskan pisaunya ke jahri namun tidak mengenainya,” ungkap AKP Yuda.

Baca Juga:  Mayat Laki-Laki Mengambang di Embung SMA Kebangsaan Lampung Selatan

Sementara, menyadari ada keributan korban Sukardi mencoba melerai namun pelaku Supri malah menyerang, sehingga Sukardi mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri, ketika korban terjatuh, pelaku melarikan diri kearah kebun karet.

Jahri dan rekannya berusaha menolong korban dengan cara berupaya membawanya ke keklinik Kesehatan Bidan Nita di Kampung Kalipapan. Namun sampai ditempat korban tidak bisa diselamatkan setelah itu korban dibawa kerumah duka.

Baca Juga:  Amir Hamzah Resmi Ditahan Tipikor Polres Tanggamus

Pelaku dapat diamankan, setelah Polres Waykanan setelah menerima laporan dan mendapatkan Informasi dari warga karena adanya kejadian tindak pidana pembunuhan, bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku yang telah melarikan diri, sehingga pada pukul 22.00 WIB Tekan 308 Polres Waykanan penyelidikan membuahkan hasil dengan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan yang sedang bersembunyi di Kampung Kalipapan Kecamatan Negeri Agung Kabupetan Waykanan .

“Pelaku dan barang bukti berupa satu helai baju kaos warna merah, satu helai celana pendek warna putih, satu pasang sendal jepit warna merah, satu bilah pisau jenis badik bergagang warna merah di amankan dan dibawa ke Polres Waykanan guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Yuda.

Pelaku dikenai pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun, namun bisa berkembang,  apabila hasil pemeriksaan pelaku terbukti ada perencanana akan kami kenai dengan Pasal 340 KUHP dengan acanaman pidan mati atau semuur hidup. (*)

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here