Beranda Daerah Disperindag Lamsel Klaim Sudah Distribusikan Migor di Seluruh Kecamatan

Disperindag Lamsel Klaim Sudah Distribusikan Migor di Seluruh Kecamatan

51

LAMSEL – Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memfasilitasi penyaluran minyak goreng ke Kecamatan-Kecamatan yang ada di Bumi Khagom Mufakat ini.

Hal tersebut dikatakan oleh Kadis Perindag Lamsel Intji Indriati kepada wartawan tadi sore, Rabu (02/03/2022) di halaman Komplek Rumah Dinas Bupati Lamsel.

“Sudah kita distribusikan ke Kecamatan-Kecamatan yang ada di Lampung Selatan. Kecamatan Kalianda kita salurkan 2280 liter, Kecamatan Penengahan sebanyak 1200 liter, kemudian hari ini Kecamatan Palas sebanyak 100 dus atau 1200 liter, dan Kecamatan Penengahan lagi 100 dus,” ujar mantan Kepala BPKAD Lamsel ini.

Baca Juga:  Setelah Bekerja Selama 20 Hari, BPK RI Exit Meeting Dengan Pemkab Lampung Selatan

Penyaluran ini menurut Intji dilakukan selama ada permintaan dan selama bisa memfasilitasi kepada para pengusaha dan mendistribusikannya melalui Disperindag Lamsel.

“Sudah juga kami lakukan pendistribusian kepada UMKM yang ada di Lampung Selatan, per tanggal 25 Februari, akhirnya sudah dirsalurkan sebanyak 4800 liter minyak goreng kepada UMKM. Dan hari ini juga sudah kami lakukan pendistribusian minyak goreng curah di Kecamatan Natar dan Jatiagung masing-masing per Kecamatan sebanyak 5000 liter.” tambah Intji.

Baca Juga:  Berantas Stunting, Winarni Nanang Kampanyekan Swasembada Gizi

Intji mengimbau masyarakat tidak lagi khawatir atau panik untuk menyerbu toko swalayan atau pasar untuk memborong minyak goreng.

“Pesan saya Don’t Panic Buying ya, jangan panik untuk membeli, menumpuk seolah-olah ini tidak adanya penstabilan harga dari pemerintah. Pemerintah sudah banyak melakukan langkah-langkah, terutama di Lampung. Insyaallah Lampung akan terus jadi prioritas karena di Lampung ini banyak lahan kelapa sawit dan banyak pabrik-pabrik atau perusahaan minyak goreng. Dan jangan lupa ini adalah program Pak Bupati dan bahwa pemerintah itu ada ditengah-tengah masyarakat,” kata Intji.