bandar lampungBerita IndonesiaBerita Media Globalberita terkiniDaerahLampung

DPRD Lampung Dorong Polisi Ungkap Kasus Penjambretan Anak  

Bandar Lampung (Suaratrans.com) -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menyoroti kasus penjambretan yang menimpa anak SD inisial MA (13). Kasus tersebut terjadi di tengah polisi yang gencar menjalankan Operasi Sikat Krakatau.

 

Artikel Terkait

Anggota DPRD Lampung Apriliati mendorong Polda lampung dan jajaran untuk mengejar para pelaku yang dianggap tidak manusiawi. Menurutnya, pelaku begitu tega menusuk seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Baca Juga:  Pencapaian Vaksin Di Tuba Capai Diatas 90%, Virus Omnicorn Tetap Mengintai

 

“Kami mengecam tindakan pelaku dann mohon aparat kepolisian segera menyikapi dengan mengejar dan menangkap pelaku,”katanya melalui telepon, Jumat, 27 Mei 2022.

Menurut Apriliati, orang tua harus lebih waspada terhadap anaknya. Kemudian, selalu mengawasi gerak-gerik anak yang seharusnya masih dalam pengawasan orang tua.

 

“Ini buat pelajaran semua, untuk para orang tua harus lebih waspada dan perhatikan kegiatan anak-anaknya,” ujar dia.

 

Baca Juga:  Bupati Tuba Lantik 49 Kepala Kampung Terpilih

Apriliati melanjutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek (RSUDAM) untuk mencari solusi perawatan korban AM. Mengingat korban berlatar belakang keluarga tidak mampu.

 

“Saya sudah kontak-kontakan dengan direktur RSUDAM cari solusi atas musibah ini,”katanya.

 

Diberitakan sebelumnya, petugas Ditreskrimum Polda Lampung dan jajaran Polresta Bandar Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penusukan MA (13) yang mengalami luka di bagian tulang rusuk. Pelajar SD itu ditusuk karena mempertahankan ponsel saat hendak dijambret oleh pelaku.(*)

Artikel Terkait

Back to top button