Beranda Daerah Hanya Butuh Waktu 6 Jam, Akhirnya Polisi Meringkus Pelaku Pembunuhan di Tulang...

Hanya Butuh Waktu 6 Jam, Akhirnya Polisi Meringkus Pelaku Pembunuhan di Tulang Bawang

339

SUARATRANS, TULANGBAWANG – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulang Bawang bersama Polsek Dente Teladas, berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di areal ladang singkong.

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, SH, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi hari Senin (27/01/2020), sekira pukul 13.00 WIB, di Kampung Gunung Tapa.

“Adapun identitas korban Anwar (35), berprofesi tani, warga Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar AKP Sandy, Selasa (28/01/2020).

Kejadian pembunuhan ini, bermula saat korban bersama kakaknya Kartini (45) dan pamannya Edi Saputra (35), mengecek lahan untuk ditanami singkong. Sesampainya disana, mereka mendapati pelaku hendak membajak lahan dan menanam singkong.

Baca Juga:  Ketua Pansus DPRD Siap Untuk Pemilihan Wakil Bupati Lampura

Melihat hal tersebut, korban mengambil patok kayu dan terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku. Tak lama kemudian, terjadilah keributan antara pelaku dan korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.

“Korban MD karena mengalami luka bacok pada dada, pipi sebelah kiri, paha sebelah kanan dan leher yang hampir putus,” ungkap AKP Sandy.

Dirinya menambahkan, petugas yang mendapatkan informasi kejadian tersebut, langsung bergerak cepat. Dalam waktu 6 jam kemudian, pelaku berinisial AH (36) yang masih satu kampung dengan korban, berhasil ditangkap saat berada di Kampung Way Dente, Kecamatan Dente Teladas.

Baca Juga:  Posko Pelayanan Kependudukan Dipadati Masyarakat yang Ingin Mengurus KTP-EL

“Dalam perkara ini petugas kami berhasil menyita BB (barang bukti) berupa empat bilah golok bergagang kayu, baju kemeja lengan panjang warna hijau dan celana panjang dasar warna hitam,” pungkasnya.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. (WITA)