Beranda Daerah Lampung Hartono: Saya Akan Mendaftarkan Gugatan Ke DKPP RI

Hartono: Saya Akan Mendaftarkan Gugatan Ke DKPP RI

297
Foto: ilustrasi

Suaratrans.com, TULANG BAWANG – Setelah dilakukan rekapitulasi penghitungan suara di PPK Kecamatan Dente Teladas yang diduga kuat, ada kecurangan pemilu yang di laporan ke Gakkumdu Kabupaten Tulang Bawang beberapa hari yang lalu.

Menurut Hartono, terungkapnya fakta hukum baru dan bukti -bukti yang mengguatkan laporanya, setelah dilakukan penghitungan surat suara ulang di TPS 19,20 dan 32 Kampung Sungai Nibung, dan dibukanya C1 Plano di 5 Kampung yaitu, Pasiran Jaya, Sungai Nibung, Dente Makmur, B. Mandiri dan B. Adiwarna yang dilakukan di tingkat PPK atas rekomondasi Bawaslu Tulang Bawang.

Kecurangan tersebut tampak jelas telah disaksikan secara seksama oleh semua pihak, yaitu; 1. Bahwa Berubahnya perolehan suara parpol dan caleg tertentu, yang terjadi perbedaan dengan perolehan suara yang tercatat pada C1. Saksi dan Panwaslucam dengan hasil Penghitungan ulang surat suara di 3 TPS yaitu Tps 19, 20 dan 32, dengan di bukanya C1 Plano di 5 kampung tersebut.

2. C1 Plano tidak ada dalam kotak suara DPRD Kab/Kota melainkan sudah berpindah kotak lain yaitu kotak suara Calon Presiden.

Baca Juga:  55 Mahasiswa STIES Darul Huda Mesuji Ikuti KKN dan PPL Perdana

3. Bahwa C1 plano yang diambil dari dalam kotak suara presiden tersebut kotak suaranya sudah tidak tersegel selama beberapa hari ketika dipertanyakan Hartono kepada penyelenggara, pihak panitia menjelaskan kotak suara tersebut tidak tersegel karena sudah dibuka 2 hari sebelumnya pada saat penghitungan perolehan suara presiden.

3. Bahwa ada beberapa C1 plano terdapat banyak coret-coretan dan perubahan angka perolehan suara parpol /caleg tertentu.

4. Bahwa pada saat rekapitulasi perolehan suara dengan membuka C1 pelano dari beberapa Tps terjadi silisih antara data jumlah suara sah dengan jumlah perolehan suara seluruh parpol /caleg kemudian oleh panitia ditambahkan ke suara rusak atau data jumlah suara rusak pada C1 plano dirubah.

5. Bahwa pada saat membuka kotak suara DPRD kab/kota pada TPS 19,20 dan 32 kampung sungai nibung pada saat dilakukan penghitungan surat suara ulang terungkap fakta surat suara sah sampul tidak tersegel, sampul surat suara tidak sah tidak tersegel, surat suara tidak digunakan/surat suara sisa tidak tersegel juga dan di dalam kotak suara DPRD kab/kota sudah tidak ada C1 plano.

Baca Juga:  Kecamatan Simpang Pematang Memperingati Hari Kartini Ke 140 Tahun 2019

Berdasarkan fakta hukum tersebut, pelapor Hartono meminta Gakkumdu cq Bawaslu untuk menindak tegas para pelaku kecurangan tersebut.

“Untuk saat ini kami masih yakin dan percaya Gakkumdu dan Bawaslu masih menjaga netralitas dan bertindak objektif. Akan tetapi, jika laporan saya di bawaslu tidak mendapatkan keadilan, maka saya akan mendaftar atau registrasi gugatan Ke DKPP RI. Dan saya akan lapor ke OMBUDSEN RI (ORI) serta untuk membongkar kecurangan pemilu, dan saya juga, akan mengajukan perlindungan saksi dan korban Ke LPSK RI,” kata Hartono, Minggu (28/4/2019).

Hartono menambahkan, hal tersebut akan dilakukanya bukan untuk kepentingan pribadinya.

“Ini semua demi tegaknya demokrasi dan mewujudkan pemilu berdaulat, agar kedepan penyelenggara dan pengawas menjadi lebih baik, dikarenakan pemilu dari periode ke periode, bukan menjadi lebih baik, tetapi makin bobrok serta memberikan efek jera kepada oknum yang nakal dan merusak demokrasi,” tutupnya. (RED)

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here