Beranda Daerah Lampung Jembatan Penghubung Antar Desa Sangat Memprihatinkan

Jembatan Penghubung Antar Desa Sangat Memprihatinkan

374
Foto: Kowor Cs/suaratrans.com

Suaratrans.com, MESUJI – Kondisi jembatan Penghubung 2 Desa di Kecamatan Simpang Pematang, Nyaris  Putus dan Ambrol, terlihat sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan Pengguna jalan.

Plengseng penyangga jembatan retak dan pondasi nyaris runtuh, karena gerusan air sungai.

Salah satu warga Desa Harapan Jaya Sukirno (36) mengatakan, kerusakan fisik jembatan itu diketahui sudah lama dan memprihatinkan, sejak dibangun sampai saat ini belum mengalami perbaikan sama sekali.

Baca Juga:  Karyawan PT. LIP/BSMI Bersama SPSI Mesuji Menuntut Kesejahteraan Segera Dipenuhi

“Meski kondisi begitu memprihatinkan, dan mengkwatirkan, dikarenakan takut ambrol ke kanal, warga masih tetap melintasinya, walaupun memiliki rasa was-was, takutnya begitu meliwati jembatan tersebut ambrol,” katanya, Kamis ( 11/7/2019 ).

Sementara, Seksi Komunikasi Posko Perjuangan Rakyat ( Pospera ) Yudi Falsah berharap, dengan kondisi seperti itu, dinas yang terkait dilingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji, Harus sigap mengambil langkah, jangan sampai jembatan itu memakan korban jiwa akibat kelalaian, karena hanya dibiarkan saja.

Baca Juga:  PSHT Dan Bupati Mesuji Bagikan Masker Dan Takjil Gratis Kepada Masyarakat Di Lokasi Pasar Simpang Pematang

“Masyarakat merasa was-was menggunakan jembatan tersebut, karena hampir 50 persen setiap hari masyarakat yang beraktifitas melewati jembatan penghubung 2 desa tersebut melintasi jembatan itu,” katanya. (KOWOR CS)