Beranda bandar lampung Kartu ATM Nasabah Terindikasi Skirmming

Kartu ATM Nasabah Terindikasi Skirmming

84

Bandar Lampung,(Suaratrans.com) -PT Bank Lampung menggelar Konferensi pers terkait rencana kerja sama ditahun 2022 dan menanggapi permasalahan skimming yang Lg Marak terjadi di bank Lampung dalam beberapa pekan ini

 

Acara dengan Tema BPD Lampung Terkini Bersama Media Lampung Menuju BPD Komersial, Dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Bandar lampung pada hari Senin (13/06/2022)

 

Acara dihadiri oleh Presley Hutabarat ,Pejabat Direktur Bank Lampung, Ahmad zedri Kadiv TI, Dino Pramono Kabag echannel, sejumlah Jajaran Bank Lampung dan juga segenap awak media online serta cetak Dan TV

 

Dalam Sambutan , Direktur Utama bank lampung menguraikan tentang visi dan misi bank Lampung yang menjadi tolak ukur dalam pengembangan kemajuan manajemen untuk kedepannya, bank Lampung pun mengalami peningkatkan signifikan terutama pada Mitra Strategi Pemda dengan membuka L Smart yang sudah berkembang hampir di seluruh provinsi lampung, kata Presley.

 

Beliau Mengatakan akan Perbaikan Layanan Kepada ASN, ekosistem pembangunan Daerah ,ekosistem pembangunan pasar dan desa dengan menyalurkan Kredit KUR dan Kredit komersial, Produk Kredit Unggulan yang terdiri dari KUR pada bidang pertanian dan perkebunan yang selama ini telah berafiliasi dengan program pemerintah provinsi Lampung melalui kartu petani berjaya menurut dia Bagi para petani yang sudah memiliki kartu petani berjaya adalah persyaratan utama untuk memperoleh kredit dibank lampung,

Baca Juga:  KAPOLRESTA BANDAR LAMPUNG TERIMA KUNJUNGAN SERDIK SESPIMMEN POLRI.  

 

Presley juga menambahkan dengan adanya Layanan Transaksi L.online secara elektronik yang dimiliki bank lampung, Masyarakat dapat membayar secara online sesuai kebutuhannya terutama untuk pembayaran Listrik, BPJS, dan juga lainya.

 

Beliau juga menginformasikan pada misi akhir bank Lampung terkait kerjasama yang akan segera diluncurkan terutama kerjasama kepada ASDP Vs ferizi, pembayaran Tol, Pelindo dan pertamina, dalam bentuk fisik layanan Crist (kartu debet), singkatnya

 

selanjutnya beliau menjelaskan tentang Penyelesaian insiden skimming yang terjadi di bank Lampung, event organizer (EO) memberi kesempatan kepada sejumlah media untuk menyampaikan sejumlah pertanyaan, singkat kata Dino Pramono Kabag echannel bank Lampung menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh salah satu wartawan, ia mengutarakan kejadian tersebut yang terindentifkasi mencapai lebih kurang 48 kartu, dengan rincian nominal masih dalam proses penghitungan, yang nantinya akan segera diumumkan.ungkap Dino

Baca Juga:  Bantuan Pengairan PLN Peduli, Hilangkan Kecemasan Petani Saat Kemarau

 

Salah satu Antisipasi mencegah skimming, ia katakan perlu dilakukan pergantian kartu terbaru dan terkini , kedua ketika memasuki tempat ATM perlu memperhatikan diarea sekitar, apakah ada semacam benda-benda aneh dan mencurigakan, dan ketiga sering-sering mengganti nomor PIN, minimal 2 kali sampai 3 kali transaksi disarakan untuk mengganti nomor PIN, .tandasnya.

 

Ahmad zedri Kadiv TI juga meneruskan jawaban Dino Pramono, apa yang menjadi edukasi masyarakat sungguh penting untuk diketahui sebagai antisipasi dini, Ahmad Mengatakan antisipasi pertama yang dilakukan bank lampung memutus jaringan transaksi ATM bersama terlebih dahulu, kemudian perbaikan kartu chip dengan tujuan utama untuk mencegah korban -korban skimming lanjutanya, ” saat ini sudah normal kembali,katanya.beliau pun mengimbau agar masyarakat yang kartu ATM nya belum berbasis teknologi chips, segera melapor agar diganti dengan yang terbaru imbaunya,(*)