Beranda Berita Media Global Kasus Penyimpangan APBD Kampung Bumi Sari, Kejari Tulang Bawang Tetapkan Dua Tersangka...

Kasus Penyimpangan APBD Kampung Bumi Sari, Kejari Tulang Bawang Tetapkan Dua Tersangka Dan Langsung Ditahan

204

Tulang Bawang,(Suaratrans.Com) –  Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulang bawang (Tuba) menetapkan 2 tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan penyimpangan Anggaran Pembelanjaan Kampung (APBD Kampung) Bumi Sari Tahun Anggaran 2019.

Kedua tersangka itu yakni Andi Hajar Pranoto (39) yang merupakan Kepala Kampung Bumi Sari dan Tersangka Atas nama Suryatin yang merupakan Bendahara Kampung Bumi Sari.

Hal itu setelah pihak Kejari Tuba melakukan pemeriksaan, Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 16.00 Wib.

Kasi Intel Kejari Tulang bawang Leonardo Adiguna mengatakan, Penetapan tersangka keduanya didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Nomor: Print-03/L.8.18/Fd.1/11/2021 tanggal 11 November 2021 dimana kedua tersangka diduga menyalah gunakan dan melakukan penyimpangan APBKam Bumi Sari Tahun Anggaran 2019.

Baca Juga:  2 Wajah Lama Kandidat Kuat Penerus Rektor Universitas Lampung

“Dimana terdapat perbuatan melawan hukum dalam pengeloaan Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Dana Kampung (DK) pada Kampung Bumi Sari, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulangbawang tahun anggaran 2019 dengan dugaan nilai kerugian negara kurang lebih Rp.302.595.000,00,” ungkap Leonardo Adiguna.

Selanjutnya, kata Leonardo Adiguna pihaknya setelah menetapkan tersangka terhadap Andi Hajar Pranoto dan Suryatin, langsung menahan keduanya.

Baca Juga:  Hj. Winarti : Jaga dan Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Pengunjung

“Keduanya setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik pada Kejaksaan Negeri Tulangbawang langsung melakukan penahanan terhadap kedua tersangka di Rumah Tahanan Negara Polres Tulangbawang,” jelasnya.

Menurutnya, Proses pemeriksaan dan Penahanan para tersangka dilakukan dengan protokol kesehatan dengan melakukan Test Swab Antigen dimana kedua tersangka dinyatakan negative Terpapar Virus Covid-19. (Red)