Beranda Daerah Pemkab Lamsel Rapid Test 217 ASN

Pemkab Lamsel Rapid Test 217 ASN

86

KALIANDA (Suaratrans.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan melakukan rapid test massal terhadap pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Tindakan rapid test tersebut menindaklanjuti instruksi Bupati Lampung Selatan guna mencegah kemunculan kluster baru virus korona atau COVID-19 dilingkungan perkantoran Pemkab Lampung Selatan.

Kepala Dinkes Lampung Selatan, dr. Jimmy Baggas Hutapea, MARS menjelaskan, rapid test dilakukan terhadap pegawai di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) banyak berinteraksi dengan masyarakat.

Dia menyebut enam OPD itu yakni, Bagian Umum, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.

Baca Juga:  Kemenkumham Dapat Hibah Tanah Dari Pemkab Lamsel

“Pelaksanaan rapit test dari tanggal 12-13 Agustus 2020. Dari rencana pegawai yang akan di rapid test sebanyak 363 ternyata yang hadir sebanyak 217 orang. Hasilnya 100% non reaktif semua,” ujar Jimmy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (13/08/2020).

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, jumlah petugas yang dilibatkan pada pelaksanaan rapid test tersebut sebanyak 25 orang. Terdiri dari dokter, ahli tenaga laboratorium medik, perawat serta surveilans.

Baca Juga:  Hadiri Kegiatan TP PKK Desa Fajar Baru, Winarni Imbau Agar Kembangkan Literasi

“Kita siapkan 500 Pcs rapid test. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT Laboratorium Dinas Kesehatan, Puskesmas Kalianda dan Puskesmas Way Urang,” terangnya.

Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan rapid test massal pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta dilingkup Dinas Kesehatan termasuk puskesmas dan RSBB.

“Bulan Juli kemarin kita sudah melakukan rapid test terhadap 72 pegawai di Dinas Dukcapil, hasilnya 100% non reaktif. Kemudian 836 di jajaran Dinas Kesehatan, non reaktif sebanyak 833 orang. Sedangkan 3 orang reaktif langsung ditindaklanjuti swab, dan hasilnya negatif semua,” pungkasnya. (Az/Red)