Beranda Kota Metro Pemkot Metro, Metro Berencana Melakukan Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

Pemkot Metro, Metro Berencana Melakukan Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

17
Foto, Pemkot Metro, Metro Berencana Melakukan Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun
Foto, Pemkot Metro, Metro Berencana Melakukan Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun

Kota Metro-(Suaratranz)-  Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berencana melakukan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun guna melengkapi capaian vaksinasi di Bumi Sai Wawai.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, dalam proses vaksinasi anak ini pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti vaksin kali ini.

“Sudah dalam proses, nanti tinggal nunggu logistik saja. Kalau kebijakan nya sudah dari kementerian kesehatan,” kata dia, Senin 22 November 2021.

Dia menjelaskan, pada vaksinasi anak 6-11 tahun dia menargetkan semua anak dapat menerima.

“Kalau target untuk seluruh Indonesia hampir 25 juta anak harus divaksin, jadi kalo kita total remaja kita kan total 16rbu sekian. Jadi kurang lebih separo dari itulah,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Fraksi Tentang Pertanggungjawaban APBD TA 2020

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan, pada vaksinasi anak usia 6-11 tahun izinnya sudah dikeluarkan oleh BPOM pusat. Kemudian untuk Metro tinggal menunggu surat edaran dari pusat dan siap-siap.

“Tadi pak wali Kota sudah mengumpulkan Kepala Sekolah dari SD se-Metro, yang di bahas jika nanti kita sudah ada maka langsung bersiap-siap. Untuk itu nanti harus ada persetujuan dari orang tua,” kata dia.

Baca Juga:  Walikota Metro, Resmikan Pembukaan Pencanangan Kampung Listerasi Kota Metro

Dia menjelaskan, pada vaksin anak ini nantinya akan diberikan vaksin jenis sinovac sama seperti vaksin remaja yang sudah di lakukan sebelumnya.

Erla juga menambahkan, untuk mensukseskan program vaksinasi anak juga perlu kerjasama antar sekolah untuk mendata para siswanya.

“Nanti kepala sekolah yang membantu mendata. Rencana akan membuat seperti masal tapi diselenggarakan di sekolah yang sudah tetapkan. Data yang sudah didapat masih ada 3500 siswa 12-16 tahun yang belum divaksin. Untuk anak 6-11 kita minta data dari Disdukcapil dulu,” tambahnya. (Red)