Beranda Berita Indonesia Penandatangan Perjanjian Kerja Bersama, Kalaborasi Kementrian Ketenagakerjaan RI dan CCEP Indonesia Untuk...

Penandatangan Perjanjian Kerja Bersama, Kalaborasi Kementrian Ketenagakerjaan RI dan CCEP Indonesia Untuk Kesejahteraan Tenaga Kerja

128

Jakarta (Suaratran.com) -Sebagai perusahaan minuman terdepan yang menjunjung tinggi keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja, Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia percaya kekuatan bisnis, fokus terletak pada pengelolaan jangka panjang yang berkelanjutan serta kerja keras dan dedikasi para karyawan.

 

Selain itu, CCEP Indonesia juga berupaya mewujudkan hak dan kewajiban perusahaan dan karyawan secara seimbang dengan menerapkan perundang-undangan Republik Indonesia serta kebijakan Hak Asasi Manusia.

 

Hal ini diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang telah berjalan dan diperbarui pada bulan Maret 2022 untuk periode masa berlaku 2022-2024 bersama dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

 

Pada PKB tersebut, CCEP Indonesia berkomitmen untuk terus melindungi kesejahteraan karyawan dan mengedepankan hak asasi manusia melalui penyediaan pekerjaan, memberikan layanan kesehatan dan sosial yang memadai, serta membangun ruang kerja yang beragam dan inklusif.

 

Kegiatan penandatanganan PKB 2022 – 2024 dilaksanakan oleh Presiden Direktur CCEP Indonesia, Jorge Escudero bersama dengan representatif Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Hj. Ida Fauziyah M.Si dan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Dra. Indah Anggoro Putri, M. Bus.

Baca Juga:  SWI Perkuat Penegakan Hukum Berantas Pinjaman Online Ilegal

 

“Kami percaya bahwa bisnis kami tidak dapat terus tumbuh bersama dengan Indonesia tanpa dukungan, dedikasi, dan kerja keras dari karyawan kami – yang telah dan akan terus menjadi jantung dari kesuksesan Coca-Cola Europacific Partners di Indonesia,” kata Presiden Direktur CCEP Indonesia, Jorge Escudero. Jorge,

 

“Selama beberapa tahun terakhir kami telah membangun dan melaksanakan berbagai program dan inisiatif untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan karyawan di tempat kerja, memastikan adanya keragaman dan inklusi yang terimplementasi dalam bisnis,” tambahnya.

 

Ia menambahkan guna meningkatkan kompetensi, keterampilan, kepemimpinan dari semua fungsi perusahaan, maka perusahaan secara terus-menerus dan berkelanjutan, telah dan sedang mengembangkan program pengembangan kapabilitas sumber daya manusia melalui akademi-akademi pada setiap fungsi dan berbagai kegiatan, seperti: Learning Management System & Ed Apps untuk modul digital, Virtual Classroom, serta Augmented Reality (AR) & Virtual Reality (VR) untuk pelatihan tim sales.

 

Melalui berbagai metode pelatihan tersebut, pada tahun 2021 CCEP Indonesia berhasil mencapai lebih dari 67.300 hari pelatihan.

Baca Juga:  Peningkatan Perlindungan Konsumen di IKNB, OJK Keluarkan Ketentuan Penyempurnaan PAYDI dan Fintech Lending

 

“CCEP Indonesia juga berupaya untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawan; dengan berorientasi pada kesejahteraan mental, emosional, dan fisik.

 

Dalam kesempatan tersebut, CCEP Indonesia juga menandatangani Komitmen Penerapan Pengupahan Berbasis Kinerja dan Produktivitas – Bersama Mitra, bersama perwakilan dari PT Sugar Labinta, Dynapack Asia, dan PT Indoceria Plastik dan Printing.

 

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memastikan upah dan manfaat yang sesuai sehingga dapat menjamin kesejahteraan karyawan,”ucap Jorge.

 

“Kami akan terus menjalankan visi kami untuk membawa manfaat positif bagi masyarakat dengan mendorong keberagaman dan inklusi serta semangat menghadirkan lingkungan yang menjadikan semua karyawan merasa dihargai dan dilibatkan.” kata dia.

 

Kegiatan penandatanganan PKB untuk tahun 2022-2024 juga diramaikan dengan kegiatan-kegiatan lain yakni Komitmen Kesetaraan Gender.

 

Kemudian, pengadaan vaksinasi booster bagi para karyawan dan keluarganya, kick off kompetisi futsal.

 

“Kompetisi Persahabatan Tripartit Ketenagakerjaan,* serta lomba masak yang diikuti oleh karyawan laki-laki dan perempuan. (*)