Beranda Berita Media Global Program Kota Tanpa Kumuh, Desa Simpang Mesuji Bangun Rabat Beton

Program Kota Tanpa Kumuh, Desa Simpang Mesuji Bangun Rabat Beton

326

Mesuji Lampung,(Suaratrans.com) – Sebagai upaya strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Memberikan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Yang menagani 23.657 dari 38.431 hektare luasan kumuh se-Indonesia dengan Target Penanganan kumuh Program Kotaku untuk 11.067 Kelurahan/Desa yang berada di 269 Kabupaten/Kota, di 34 provinsi se-Indonesia.

Tak ketinggalan kabupaten Mesujipun masuk dalam Program Tanpa Kumuh yang di Glontorkan di beberpa Desa, Salah Satunya Desa Simpang Mesuji Kecamatan Simpang Pematang.

” Untuk desa Simpang Mesuji Prorgam Kotaku ia menjelaskan Program Kotaku memiliki Pagu Anggaran Sebesar 1 M, Saat ini anggaran tersebut di Alokasikan untuk Pembagunan rabat beton yang terletak di Rk 02 dan RK 03 degan sepanjang 1km lebar 4,5m Dengan Ketebalan 15cm.jelas Supardi (Kades) mewakili Panitia Program Kotaku.

Baca Juga:  Peringati HUT KORPRI ke 50 Tahun,BKPSDM Adakan Kejuaraan Tenis Meja

Ia menlanjutkan,Untuk Tenaga Pengerjan pada Program Kotaku, menggunakan Tenaga Lokal yang tak lain warga desa Simpang Mesuji selain itu Pada pembagunan ini juga di awasi oleh para Pendamping Pembagunan yang telah di rekturment oleh kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ,

” Saat ini pembagunan Rabat beton Hampir Mencapai Finis, tentunya Pembagunan Ini sejalan dengan Program Pemerintah Dasa dan Daerah Kabupaten mesuji yang Memprioritaskan Pembagunan Infrastrukur agar Lebih maju dan berkembang.

Baca Juga:  Ucapkan Bela Sungkawa, H.Saply TH Hadir Ke Kediman Alm.Muhammad Sudirman

Masih lanjut Supardi lagi, sebagai Transparansi Kepada Masyarakat tak lupa di lokasi Pekerjaan Terdapat Papan Nama kegiatan, Pembagunan ini dapat Kita ketahui dan Awasi bersama sehingga dalam proses Pengerjaannya sesuai degan jumblah Pagu dan anggaran.

Supardi juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga Akses jalan yang telah di bagun ini guna kepentingan bersama.

Sebagai Penutup, di masa Pandemi saat ini supardi mengingatkan kepada waraa agar selaku menigikuti Aturan Pemerintah Degan tetap mengedepankan Protokol kesehatan sebagai Antisipasi Penyebaran Covid 19.Tutupnya pada Rabu 01/9/21 (Dmr/yos)