Beranda Daerah Stok Obat Menipis, Kejari Menggala Sidak di Dinkes, RSUD dan Apotek

Stok Obat Menipis, Kejari Menggala Sidak di Dinkes, RSUD dan Apotek

120

Tulangbawang (Suaratrans.Com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait ketersediaan dan harga obat terkait Covid 19 diwilayah Tuba, Selasa (03/08).

Sidak yang dilakukan oleh tim Intelijen Kejari Menggala ini dilakukan dibeberapa tempat.

Diantaranya, gudang obat milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuba, instalasi farmasi RSUD Menggala dan beberapa apotik yang berada diwilayah Unit II Kecamatan Banjar Agung.

Awalnya, tim Kejari Menggala yang dipimpin Kasie Intelijen Leonardo Adiguna ini menyidak gudang obat di Dinas Kesehatan Tuba.

Dari hasil sidak, didapati stok obat khususnya yang terkait dengan Covid 19 masih tersedia.

Usai dari gudang obat Dinkes, tim lalu bergerak ke RSUD Menggala untuk mengecek ketersediaan obat di instalasi farmasi rumah sakit plat merah itu.

Setelah dilakukan pengecekan, tim masih mendapati ketersediaan obat yang dibutuhkan untuk penanganan Covid 19.

Dari RSUD Menggala, tim lalu meluncur ke wilayah Unit II di Kecamatan Banjar Agung, Tuba.

Baca Juga:  SOPI'I RESMI LANTIK BANDARSYAH JADI ANGGOTA DPRD TULANG BAWANG.

Setelah berada di Unit II, tim lalu mendatangi beberapa apotik secara acak, untuk memastikan ketersediaan obat di masa darurat Covid 19 saat ini.

Disejumlah apotik yang dihampiri, tim menanyakan sejumlah merek obat yang dibutuhkan masyarakat ditengah situasi Covid 19 kepada pengelola apotik.

Hasilnya, ketersediaan obat untuk masyarakat masih tersedia dan aman.

Namun, disejumlah apotik yang dijumpai ini, memang tidak tersedia obat yang terkait dengan Covid 19.

Kepada tim dari Kejari Menggala, para pengelola apotik menyebut bahwa obat-obatan yang terkait dengan Covid 19 khususnya di Tuba diprioritaskan untuk rumah sakit.

Obat yang dimaksud diantaranya, remdesivir dan Ivermectin.

“Kalau obat itu tidak ada, kami kesulitan untuk dapat itu karena memang diprioritaskan untuk rumah sakit yang tangani Covid 19,” ujar salah satu pengelola apotik ketika ditanya oleh tim Kejari Menggala.

Selain mendata ketersediaan obat, dalam sidak ini tim Kejari Menggala juga memastikan harga obat di sejumlah apotik masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga:  Kadiskes Waykanan : 7 Warga Waykanan Terkonfirmasi Covid- 19

Kasi Intelijen Leonardo Adiguna, memastikan, ketersediaan obat di Tuba saat ini masih aman.

Begitu juga dengan harga obat, masih sesuai dengan standar harga eceran tertinggi.

“Hasil pantauan tadi dibeberapa titik alhamdulilah masih aman (ketersediaan obat). Baik di gudang obat Dinkes, RSUD, dan sejumlah apotik. Meskipun (stok obat) nggak banyak, tapi masih ada,” kata Leonardo usai sidak.

“Kalau soal harga juga masih stabil, masih sesuai HET,” sambungnya.

Meski demikian, Leo memastikan, pantauan harga dan stok obat terkait Covid 19 di Tuba akan terus dilakukan.

“Kita akan terus pantau, tidak hanya hari ini. Sesuai arahan Jaksa Agung,” jelasnya.

Menurutnya, sidak obat ini merupakan upaya kejaksaan untuk mendukung perang terhadap pandemi Covid-19.

“Ini bentuk dukungan kejaksaan untuk memerangi pandemi Covid-19. Dengan segala kewenangan kita,” tutupnya. (Red/Rilis)