Beranda Daerah Target Bebas Stunting 2023, Pemkab Lamsel Komitmen Bersama Lintas Sektoral

Target Bebas Stunting 2023, Pemkab Lamsel Komitmen Bersama Lintas Sektoral

189

SUARATRANS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menargetkan bebas stunting pada tahun 2023 mendatang.

Komitmen itu ditandai dengan deklarasi antara Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto bersama seluruh pemangku kepentingan di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Kamis (11/7/2019).

Deklarasi sekaligus konsolidasi lintas sektoral program pengentasan stunting itu turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni, Sekretaris Daerah Fredy SM, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Supriyanto, dan Ikatan Dokter Spesialis Anak.

Dalam sambutannya Nanang menekankan, perlu adanya komitmen bersama, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama mensosialisasikan agar Lamsel bebas stunting, sehingga, target bebas stunting di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2023 mendatang bisa terwujud.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Dan Prokes Di Sekolah, Bupati Mesuji Kunjungi SMK N 1 Simpang Pematang

“Saya minta komitmen dan keseriusan seluruh OPD untuk mensosialisasikan program ini, turun ke lapangan. Sehingga Lampung Selatan benar-benar bebas stunting di tahun 2023,” tegas Nanang.

Menurut Nanang, tidaklah sulit menurunkan angka stunting. Dimana saat ini terdapat 10 desa yang menjadi lokus pengentasan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

Selain meminta seluruh jajarannya turun ke bawah, ia juga mengimbau para bidan desa untuk terus memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada ibu hamil hingga ibu yang akan melahirkan.

“Program ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama. Majunya kabupaten itu jika rakyatnya bebas stunting. Percuma dapat penghargaan-penghargaan jika masih banyak masyarakat yang kekurangan,” tandasnya.

Dalam acara itu juga dihadirkan dua Narasumber yang mengisi acara konsolidasi yaitu dari Ikatan DR.dr.TB Rachmad Sebekti, SPA.MARS dari Provinsi Banten memaparkan tentang “Progres Pelaksanaan Penanggulangan Stunting sementara Devi Arminanto yang juga kepala bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lampung Selatan memaparkan tentang Rencana Aksi Daerah dalam Upaya Pencegahan dan Intervensi Stunting. Di Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga:  Pulihkan Perekonomian Masyarakat Miskin Dengan E Warung, Pemda Mesuji Melalui Dinsos Akan Glontarkan Rp 250 Juta Kepada 10 Kelompok Usaha Bersama

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, 10 desa atau lokus yang tercatat angka kasus stunting yakni, Kemukus, Bangun Rejo Kecamatan Ketapang, Desa Banjarmasin Kecamatan Penengahan, dan Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa.

Kemudian, Desa Tamanagung dan Tajimalela Kecamatan Kalianda, Desa Way Gelam dan Karya Mulyasari Kecamatan Candipuro, Desa Pancasila Kecamatan Natar dan Desa Mekarsari Kecamatan Waysulan. (BE)