Beranda bandar lampung Tinjau pelaksanaan program 1 juta vaksin booster, Wakapolda Lampung : kita menjaga...

Tinjau pelaksanaan program 1 juta vaksin booster, Wakapolda Lampung : kita menjaga agar tidak ada lonjakan kasus covid-19

79

Bandar Lampung (Suaratrans.com) -Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, bersama pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama (Kemenag) menggelar program satu juta vaksinasi Booster yang dilaksanakan di laksanakan di parkiran Kantor Sekretariat PCNU Bandar Lampung, Kamis (21/4/2022).

 

Dalam gelar vaksinasi itu, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto didampingi pejabat utama Polda Lampung dan Pejabat Pamatwil Vaksinasi Kota Bandar Lampung, tinjau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut.

 

Setibanya di Kantor PCNU, Wakapolda beserta rombongan, diterima langsung oleh PLT Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung bapak Karwito, Asisten Kota Bandar Lampung, Kasubag Umum Kemenag Provinsi Lampung, Ketua Tanfidziya PCNU Kota Bandar Lampung, Ikcwan Aji Wibowo dan Rektor UIN Raden Intan Prof Alamsah.

Baca Juga:  Wakapolda Lampung melakukan peninjauan lokasi Mako sementara Polres Pesisir Barat

 

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, hari ini Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan yang menjadi program bersama dari Kepolisian, PBNU dan Kemenag yang kita laksanakan di Bandar Lampung, kata Subiyanto.

 

“Target kita hari ini 300 dosis Vaksin, baik Vaksin ke 1, 2 dan ke 3 atau Boster,” ungkap Subiyanto.

 

Dia menyebut bahwa, Pelaksanaan Vaksin masal ini bekerja sama antara Polda Lampung dan PWNU dan Kemenag Provinsi Lampung,yang mana vaksin ini ditujukan untuk masyarakat sekitar PCNU kota bandar Lampung dan staf PCNU, sebutnya.

Baca Juga:  Terima Bantuan 1 Ton Telur Dari Japfa Comfeed, Polda Lampung : Semoga Kurangi Beban Masyarakat di Bulan Ramadan

 

Wakapolda menjelaskan vaksinasi ini merupakan upaya untuk membangun imunitas, dan saling menjaga agar tidak ada lonjakan kasus covid-19 pasca pelaksanaan mudik tahun ini.

 

Selain itu program vaksinasi ini, kata Wakapolda, menjawab bahwa apa ada keraguan pada saat bulan puasa, Apakah boleh vaksin atau tidak, tentunya kegiatan ini menjadi jawaban bahwa vaksin boleh dilakukan pada saat bulan puasa.(rls/Dwi)