Beranda Daerah Lampung TMMD Telah Membangun Peradaban Masyarakat Tiga Kampung di Menggala Timur.

TMMD Telah Membangun Peradaban Masyarakat Tiga Kampung di Menggala Timur.

200
Foto: istimewa

Saratrans.com, TULANGBAWANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Tahun Anggaran 2019 di wilayah Kodim 0426 Tulang Bawang telah memberikan warna baru bagi masyarakat di Kecamatan Menggala Timur, khususnya di tiga Kampung yakni Bedarou Indah, Sungai Luar dan Kibang Pacing.

Masyarakat yang turut dilibatkan dalam program gotong royong ini, telah merasakan kembali bagaimana bekerja sama dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Tidak cukup dengan selesai, tapi mereka merasakan bagaimana cara memulai pekerjaan yang diawali dengan pembagian tugas melalui apel pengecekan di pagi hari.

Baca Juga:  Tutup LSF 2019, Nanang: Tiap Malam Ramai Pengunjung

Salah satu warga Kibang Pacing Warman (50) mengatakan, bahwa ternyata pengecekan dan pembagian tugas diawal pekerjaan sangat perlu dan hal ini akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di kampungnya nanti.

“Dengan TMMD ini, saya dapat belajar tentang bagaimana mengawali pekerjaan dengan mengecek dan membagi tugas, sehingga kami yang bekerja jadi terarah. Dan akan saya terapkan di lingkungan kampung Kibang Pacing, karena bagus untuk ditiru,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0426 Tulang Bawang Kohir menjelaskan, program TMMD yang dikomandoi sejak 10 Juli lalu, bahwa TMMD bukan hanya fisik yang dibangun, tapi peradaban masyarakat kampung juga menjadi sasaran dalam program TMMD kali ini.

Baca Juga:  Perjalanan Tim SCR Menelusuri Cerita Rakyat Menak Sangaji Paduka Rajo

“Dalam perencanaan kami, kegiatan non fisik juga menjadi prioritas kami dalam program TMMD ini, hal ini ditikberatkan kepada pembangunan peradaban bagi masyarakat kampung yang disinergikan dengan program pemberdayaan masyarakat desa/kampung yg dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Tulang Bawang,” katanya. “Saya berharap selepas TMMD ini, peradaban masyarakat kampung menjadi lebih baik dan semangat serta jiwa gotong royong tetap melekat di masyarakat kita,” tutup Kohir. (TONI)