Beranda Kota Metro Walikota Metro, Hadiri Kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 1 Metro

Walikota Metro, Hadiri Kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 1 Metro

67
Foto, Walikota Metro, Hadiri Kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 1 Metro
Foto, Walikota Metro, Hadiri Kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 1 Metro

Kota Metro-(Suaratranz)- Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menghadiri acara Pembukaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan Kota Metro Tahun 2021. Acara berlangsung di SMP N 1 Metro, Selasa (30/11/21).

Turut hadir Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Kepala PPPA PPKB Metro, Kepala SMP N 1 Metro, serta para tamu undangan lainnya.

Wahdi Siradjuddin selaku Walikota Metro menyampaikan, kegiatan hari ini adalah kita mengunjungi SMP N 1 Metro dalam rangka Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Bagaimana kita mempersiapkan Sekolah Siaga Kependudukan, artinya di sekolahan ini ada pembelajaran proses kependudukan.

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Metro, Semangat Melawan Penularan Covid-19 di bulan Kemerdekaan Republik Indonesia

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah supaya kita paham bagaimana nanti pertumbuhan penduduk kita, karena itu harus diperhatikan. Selain itu juga, jangan lupa menjaga nilai-nilai keberlanjutan dalam pembangunan manusia Indonesia,” ujar Wahdi.

Ditempat yang sama, Prayetno selaku Kepala PPPAPPKB Metro menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah yang pertama kami tadi sudah melakukan kerjasama antara dinas kami dengan Diskominfo, Disdikbud, Dispusarda, Dinkes, Disdukcapil, Kacabdin Wilayah 5 Provinsi Lampung dan Kementerian Agama.

“InsyaAllah semua dapat terkoneksi dalam rangka kedepan seluruh sekolah dari tingkat SMP/sederajat termasuk Tsanawiyah, SMA, SMK termasuk Madrasah Aliyah dan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Metro bisa menjadi satuan Pendidikan Siaga Kependudukan. Karena satuan kependudukan itu sangat penting,” Ujar Prayet.

Baca Juga:  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FH UM Metro, Gelar Forum Diskusi Ilmiah Masyarakat

Lanjut, “kegiatan ini bukan hanya untuk yang generasi muda saja, akan tetapi kita juga harus bisa memahaminya. Disini tujuan kami melibatkan para siswa dalam kegiatan ini salah satunya agar siswa mengerti masalah tetang kependudukan,” pungkas Prayet. (Red)