Beranda Daerah Lampung BMKG Lampung: Potensi Cuaca Buruk dan Hujan Lebat Masih Berlanjut Hingga 5...

BMKG Lampung: Potensi Cuaca Buruk dan Hujan Lebat Masih Berlanjut Hingga 5 Hari Kedepan

375

SUARATRANS.COM, BANDAR LAMPUNG – Potensi cuaca buruk dan Hujan Lebat masih berlanjut hingga 5 hari ke depan, masyarakat di himbau untuk mewaspadai potensi, genangan, banjir dan longsor, serta angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung, dalam rilisnya selasa (18/12/2018), yang di kirim melalui pesan whatsapp kepada suaratrans.com, memonitoring dan menganalisis curah hujan yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Lampung telah diguyur hujan selama beberapa pekan terakhir yang menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, longsor dan puting beliung.

“Kami menginformasikan bahwa dalam 5 (lima) hari ke depan, terutama pada akhir pekan ini berdasarkan pantauan dan analisis menunjukkan curah hujan dengan intensitas lebat masih terus berpeluang terjadi, yang dapat berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi antara lain: genangan, banjir, longsor, banjir bandang dan puting beliung.” Kata Kepala BMKG Lampung Sugiyono.

Baca Juga:  Nanang Ermanto Ikut Meriahkan Jalan Sehat Hut Bhayangkara Ke-73

“Kondisi cuaca didasarkan oleh analisis dinamika atmosfer dimana menguatnya massa udara dari Asia dan Australia mempengaruhi pembentukan daerah tekanan rendah dan pola-pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia yang berdampak sampai wilayah Lampung. Selain itu, aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Sumatera hingga Jawa turut mendukung pertumbuhan awan hujan.” Tambah Sugiyono.

Baca Juga:  Pada Saat Momen Menjelang Pemilihan Ketua Porum APDESI Mesuji "Bagus Ise"Tidak Di Perbolehkan Melakukan Intimidasi

Untuk kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar di wilayah Lampung secara umum.

Sedangkan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan kecepatan angin mencapai 3 – 25 knot/jam.

“Kami  menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.” Tutupnya. (WANDI)

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here